Minggu, 29 Desember 2013

Contoh naskah drama



Hai teman2 it's us blog.. setelah laporan perjalan, kami ada contoh naskah drama nih.. dari nilai kelompok saya, ini nilai paling tinggi di kelas saya dengan naskah ini teman, ide ini diangkat dari tema yang diberikan guru B.I saya yaitu pendidikan... Daripada ceritanya mbosenin, kelompok saya ambil tema dari Bullying (dari mapel bimbingan konseling) teman.. Chek it out.. 


Naskah Drama Tugas
BAHASA INDONESIA





Kelompok 1 Bahasa Indonesia
1.    Eliza Febianti                          VIII C  / 13
2.    Higine Cellia Safira                 VIII  C / 17
3.    Ibrahim Propa Surya               VIII C  / 18
4.    Selsa Meigita Duanti               VIII C  / 28
5.    Sifa Safira Azhari                  VIII C  / 30


SMPN 15 SEMARANG
Jalan Supriyadi 72 Kota Semarang


Penyesalan Teman yang Buruk
Sutradara : Ibrahim Propa Surya

Pada suatu hari,hiduplah 3 orang yang sombong mereka menyebut gengnya dengan sebutan “D’Mentel” yang beranggotakan Selsa,Feby,dan Higine.Sedangkan dilain tempat ada 2 anak yang pintar dan tidak sombong mereka adalah Sifa dan Ibram.Mereka semua kebetulanbertemu disekolah yang sama,lalu begini ceritanya...
Sifa      : (berjalan mondar mandir dengan kebingungan) Duh, dimana kelasku ya?
Ibram  : (berjalan menuju Sifa,dan bertanya) Kenapa?Kok kamu seperti kebingungan ?Apa yang sedang kamu cari?
Sifa      : (dengan masih kebingungan) begini,aku murid baru disini,aku mencari kelasku,kamu tahu kelas XI-3 dimana?
Ibram  : (dengan semangat) Aku tahu! Itu kelasku! Berarti kita teman sekelas. Oh ya namaku Ibram.
Sifa      : (dengan wajah ceria) Oh ya?Namaku Sifa,senang bertemu dan berteman denganmu.
Ibram  : (dengan senang) Iya aku juga.Mari kutunjukan kelas kita.
Lalu mereka berdua berjalan menuju kelas dengan wajah ceria.Sesampainya dikelas mereka berdua langsung belajar bersama.Sampai dikelas D’Mentel melihat Sifa dan Ibram yang sedaang belajar bersama,karena kecantikan Sifa merekapun iri sampai mereka mempunyai rencana licik.
Sifa      : (sedang belajar bersama Ibram)
Selsa   : (menggebrak meja) Heh! Kalian gak usah sok pinter deh!Nggaya benget sih!Paling nanti juga paling bodoh disini.
Higine : (menggerak meja) iya bener apa yang diucapin Selsa barusan jadi orang itu gak usah pinter dan sok nggaya,paling nanti juga paling bodoh disini.
Feby    : (membisiki Higine) eh tadi itu udah dibilang sama Selsa gin!ih Higine aneh deh!
Higine : (dengan wajah bodohnya) oh iya deng (memukul kepala) bodoh amat.
Lalu ibram pun mendinginkan hati sifa, ia mengelus, pundak sifa, lalu..
Ibram : (sambil menepuk pundak sifa) Sabar ya sifa, memang mereka orangnya aneh – aneh.. ya kaya gitu itu.. nyebelin!!

Bel istirahatpun berdering, mereka semua keluar kelas dan menuju ke kantin untuk membeli jajan dan istirahat. Ibram dan sifa makan bersama di kantin. Semantara itu ibram ke toilet. Lalu, D’Mentel-pun mendatangi mereka.
Feby    : (datang ke meja sifa lalu mengambil makanan sifa dan menumpahkannya) Ups! Sorry ya, sengaja!!
Selsa   : IUH!! (jijik) makanan apaan tuh! Orang kampung! Pantes aja makanannya juga kampung!!
Higine : (dengan nada sedang) Nih hand sanityzernya guys.. ntar tangan kalian ketularan virus kampung loh!!
Ibram  : (Datang kebingungan) Lho.. kok..
Feby    : Ih! Tuh anak kampungnya dateng satu lagi!!
Selsa   : Eh iya! Cabut yuk!
Higine : (berjalan menuju stop kontak)
            Selsa dan Feby berjalan meninggalkan tempat
Feby    : (bingung) Lho.. Higine mana sel??
Selsa   : (kebingungan) Nah lho.. Higine ilang kemana ya??
Feby    : (kaget) Lho?? Ngapain gin disitu?? Ayo CABUT!!
Higine : (bingung) Lha ini.. udah aku cabut kabelnya.. katanya cabut, yaudah aku cabut..
Selsa   : (memukul kepalanya sendiri) Aduh higine, maksudku cabut itu pergi dari sini!! Ayo!!
Higine : (Dengan wajah herannya, lalu pegi keluar kantin bersama selsa dan feby) Oh! Gitu, yaudah, ayo ayo..
Ibram  : (membantu shifa membersihkan tempat) Sif!! Kamu kok mau sih dibully gitu.. bela diri dong!! Kalo nggak ntar lu jadi hari-harian mereka tau!!
Sifa      : (dengan suara pelan) Yam au gimana lagi.. namanya takdir, sabar aja.. ntar mereka dapet yang lebih buruk dari aku, yuk shalat..

Lalu, Ibram dan Sifa menuju ruangan BK setelah shalat untuk melaporkan aksi BULLYING D’Mentel, lalu, esok harinya, D’Mentel-pun dapat ganjaran dari pak guru BK, dan diberi Surat Peringatan kedua mereka.

Ibram (sebagai guru BK) : (memarahi D’Mentel) Bapak sudah kesal menangani kasus kalian. Bapak muak dengan bullying!! Kalian tau kan kalau kalian melakukan tindakan bullying! Sudah berapa kali kalian melakukannya?? Kalian sudah besar!! Seharusnya kalian tidak melakukan aksi seperti ini!! Sudah berpuluh-puluh kali kalian melakukan ini! Walaupun yang dilaporkan hanya dua, bapak tau!! Sekarang kalian dapat SP2, mau taruh muka dimana kalian?? Sudah sudah! Sekarang kalian dapat hukuman, dan kalian harus berjanji tidak melakukan ini lagi!! Jika kalian melakukan aksi ini, kalian semua akan saya keluarkan dari sekolah ini..

Selsa   : (takut) Aduh pak.. jangan dikeluarin pak, kami janji tidak akan membullying teman lagi pak.. kami janji..
Febby & Higine : (dengan menyesal) Iya pak kami janji..

Lalu, Mereka berlima-pun menjadi sahabat yang baik, mereka makan, belajar, bermain, dan mengerjakan tugas bersama. Sekarang mereka membuat nama geng-nya menjadi super5friends.. Lalu, mereka selalu membuat hidup mereka lebih baik dari sebelumnya, mereka-pun menduduki posisi 5 PARAREL di sekolahnya..


Selesai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar